-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


Iklan

Indeks Berita

Miris!!! Jalan Kabupaten Kampung Rajab Desa Pasir Kembang, Diduga Hancur Akibat Truk Pengangkut Tanah PT BRP dan PT PP

Kamis, 30 Juli 2026 | 13.57 WIB Last Updated 2026-07-30T07:00:06Z


Lebak, – Akses jalan utama di Kampung Rajab, Desa Pasir Kembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten mengalami kerusakan parah diduga karena aktivitas Truck bermuatan tanah waduk Karian, Kamis, 30 Juli 2026.


Jalan yang menjadi penghubung antara Kampung dan keperumahan, kini berubah menjadi kubangan lumpur dan menghambat kelancaran aktivitas warga karena jalan rusak.


Kerusakan jalan kabupaten lebak diduga akibat aktivitas keluar masuk truk pengangkut tanah waduk karian milik PT BRP atau PT PP sehingga berdampak langsung ke akses vital warga pada perekonomian.


Pantauan di lokasi menunjukkan badan jalan tertutup lumpur tebal dengan kedalaman yang cukup signifikan. Bekas ban kendaraan berat membentuk parit-parit lumpur yang licin dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan turun. Kondisi ini membuat kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas.


Sebagai bentuk peringatan sekaligus protes, warga masyarakat kampung rajab, meminta kepada pihak perusahaan bertanggung jawab, jalan yang sudah di rusak di perbaiki kembali, jika  kalo ini di biarkan saja dan terus di lintasi truk besar keluar masuk, maka jalan semakin rusak parah. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kecelakaan sekaligus menarik perhatian pihak terkait atas kondisi jalan yang dibiarkan rusak.


Hingga saat ini, warga mengaku belum melihat adanya tindakan nyata dari pihak perusahaan PT BRP maupun pihak PT PP untuk memperbaiki atau menormalisasi jalan, padahal, kondisi jalan tersebut dinilai telah melanggar ketentuan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.


Di tengah minimnya dari pihak berwenang, belum ada tindakan tegas. Kami warga masyarakat setempat meminta kepada pemerintah lebak dan pusat, mohon di tindak proyek tersebut, ucapnya.


" Jalan sudah seperti sawah. Sangat mengganggu aktivitas ekonomi dan anak-anak sekolah. Sampai sekarang pihak terkait  menutup mata, belum ada tindakan sama sekali, ujar salah satu perwakilan warga kampung rajab


Warga kampung rajab  mendesak PT BRP dan PT PP agar segera bertanggung jawab atas kerusakan jalan akibat aktivitas proyek yang dilakukan, serta meminta pemerintah kabupaten lebak  untuk segera turun tangan melakukan mediasi dan menekan pihak kontraktor agar melakukan pengerasan jalan secepatnya, harapnya.


Selain itu, warga juga menuntut adanya jaminan keselamatan bagi pengguna jalan, terutama pada malam hari mengingat kondisi jalan yang licin dan minim penerangan. Warga menegaskan, apabila dalam waktu dekat tidak ada respons maupun tindakan nyata dari pihak terkait, mereka tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi lanjutan guna menuntut hak atas akses jalan yang layak, tutupnya.


Sedangkan pihak PT BRP dan PT PP belum dapat diminta keterangannya.



Penulis: Asep Kaperwil Jabar


Editor: Redaksi 1