Kabupaten Tangerang, — Cisoka kembali menunjukkan taringnya. Dalam operasi besar-besaran yang digelar di Gedung Hijau Kecamatan Cisoka, BNN dan BNK Kabupaten Tangerang melakukan tes urine massal terhadap seluruh kepala desa (kades) se-Kecamatan Cisoka beserta staf-stafnya. Tidak ada pengecualian, tidak ada celah untuk menghindar. Ini adalah gerakan bersih-bersih total aparatur pemerintahan.
Pengawalan di lokasi berlangsung super ketat. Ketua GRANAT Kecamatan Cisoka, Asep Uban (Sueb Basuki), berada di garis depan memastikan seluruh peserta hadir dan menjalani pemeriksaan. Dengan sikap keras dan tegas, ia menekankan bahwa Cisoka tidak boleh menjadi tempat bermain bagi pelaku atau pengguna narkoba.
“Ini Cisoka! Tidak boleh ada aparat yang berani main-main dengan narkoba. Kita kawal, kita awasi, dan siapa pun yang melanggar, kita tindak!,” tegas Asep Uban di Gedung Hijau.
Camat Cisoka Sumartono ikut turun langsung mengunci jalannya operasi. Ia memastikan seluruh kades hadir dan mengikuti tes urine tanpa alasan apa pun.
“Aparatur desa harus bersih. Ini bukan kegiatan seremonial ini penegakan integritas. Semua wajib diperiksa hari ini, di tempat ini, tanpa pengecualian,” ujarnya tegas.
Gedung Hijau Kecamatan Cisoka menjadi saksi betapa kerasnya komitmen perangkat pemerintah daerah dalam melibas potensi penyalahgunaan narkoba. Sinergi BNN, BNK, GRANAT Cisoka, dan Pemerintah Kecamatan Cisoka membuat kegiatan ini terasa seperti operasi penyisiran total terhadap potensi penyalahgunaan narkoba yang mungkin bersarang di tubuh aparatur.
Tekanan moral bagi para peserta pun terasa nyata:
bersih atau tersingkir.
Operasi ini juga menjadi pesan keras bagi seluruh desa dan kecamatan di Kabupaten Tangerang bahwa Cisoka siap berdiri paling depan dalam perang terhadap narkoba. Tidak ada ruang kompromi. Tidak ada ruang bagi pelaku. Tidak ada ruang untuk kelengahan.
Dengan pengamanan ketat di Gedung Hijau, Cisoka mengirim sinyal tajam:
“Kami menggertak, kami tegas, dan kami siap melibas siapa pun yang berani mencemari pemerintahan dengan narkoba.”
Reporter:(Acong)
