-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


Iklan

Indeks Berita

Sumpah Pemuda ke-98 di Polres Lampung Selatan, Saatnya Pemuda Berjuang dan Peduli Sesama

Rabu, 28 Oktober 2026 | 12.29 WIB Last Updated 2026-10-28T05:30:55Z



LAMPUNG SELATAN, — “Patriotik — yang mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata.” Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang dibacakan Wakapolres Lampung Selatan Kompol Made Silpa Yudiawan, Rabu (28/10/2026).

Dalam amanatnya, Menpora mengajak seluruh elemen bangsa membentuk generasi masa depan yang memiliki semangat patriotisme, kegigihan, dan empati terhadap sesama.

“Karena itu, kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati,” demikian amanat Menpora yang dibacakan Kompol Made dalam upacara tersebut.


Kompol Made memimpin upacara mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan. Kegiatan itu diikuti personel Polres Lampung Selatan dan Polsek jajaran, dengan Ipda Ade Suci bertindak sebagai komandan upacara.


Dalam amanat yang dibacakannya, Menpora menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan gedung, perkembangan teknologi, atau pencapaian ekonomi. Kemajuan sejati juga ditentukan oleh karakter manusia, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.


Menpora juga menjelaskan makna kegigihan sebagai karakter yang harus dimiliki setiap generasi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Gigih — yang tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan, dan tidak berhenti berjuang sebelum memberikan yang terbaik bagi bangsa,” demikian petikan amanat Menpora yang dibacakan Wakapolres.


Selain patriotisme dan kegigihan, empati menjadi nilai penting yang ditekankan dalam amanat tersebut. Setiap orang diharapkan tidak hanya berorientasi pada keberhasilan pribadi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi orang lain dan bersedia memberikan pertolongan.


Menpora turut mengajak generasi muda menjadi pribadi yang kuat tanpa kehilangan kelembutan hati, berani memimpin sekaligus bersedia melayani, serta menjadikan ilmu, karya, dan pengorbanan sebagai bukti kecintaan kepada Indonesia.


Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut juga relevan dengan pelaksanaan tugas kepolisian yang menuntut profesionalisme, kepedulian, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Upacara berlangsung tertib dan khidmat. Melalui peringatan ini, semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.


Penulis: Ifn Kaperwil Lampung 


Redaktur: Redaksi 3