-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


Iklan

Indeks Berita

Di Tengah Ekonomi Sulit, Wali Murid Keluhkan Dugaan Pungutan Perpisahan Rp500 Ribu di SMP Negeri 1 Cikande

Kamis, 28 Mei 2026 | 21.52 WIB Last Updated 2026-05-28T14:53:52Z


SERANG, -- Dugaan pungutan di lingkungan SMP Negeri 1 Cikande kembali menuai sorotan. Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai sedang sulit, sejumlah orang tua siswa mengaku keberatan dengan biaya perpisahan sekolah yang disebut mencapai Rp500 ribu per siswa.


Keluhan tersebut disampaikan beberapa wali murid kepada Media Tren5. Mereka menilai nominal yang dibebankan cukup memberatkan, terlebih biaya tersebut muncul menjelang akhir tahun ajaran.


“Anak saya sudah bayar lunas Rp500 ribu untuk biaya perpisahan. Awalnya bisa dicicil, tapi akhirnya tetap harus dilunasi,” ujar seorang wali murid saat ditemui di wilayah Cikande, Rabu (26/5/2026).


Keterangan serupa juga disampaikan salah seorang siswa kelas IX. Ia membenarkan adanya pembayaran untuk kegiatan perpisahan sekolah.


“Iya, buat acara perpisahan. Bayarnya Rp500 ribu dan waktu itu boleh dicicil,” ucap siswa tersebut.


Sejumlah wali murid mengaku merasa serba salah. Mereka khawatir anaknya merasa berbeda apabila tidak mengikuti pembayaran tersebut, karena mayoritas siswa disebut ikut membayar.


“Kalau yang lain bayar, kita juga jadi bingung kalau tidak ikut. Kondisi sekarang cari uang susah, sementara biaya sebesar itu cukup berat bagi kami,” ungkap salah satu orang tua siswa.


Ironisnya, beberapa wali murid mengaku belum mengetahui secara pasti konsep maupun lokasi kegiatan perpisahan yang dimaksud, meski pembayaran telah dilakukan.


Padahal sebelumnya, pemerintah daerah telah berulang kali mengimbau pihak sekolah untuk tidak melakukan pungutan yang dinilai memberatkan orang tua siswa, terlebih di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil.


Untuk memastikan informasi tersebut, Media Tren5 mendatangi SMP Negeri 1 Cikande yang berlokasi di Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, pada Kamis (27/5/2026) guna meminta klarifikasi kepada pihak sekolah. Namun saat didatangi, aktivitas sekolah masih libur cuti bersama pasca Hari Raya Iduladha.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan demi keberimbangan informasi.


Penulis: Redaksi 


Editor: Redaksi 1