-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


Iklan

Indeks Berita

Mengguncang Jalur Puncak! 67 Motor Ghetring Banoga Tancap Gas dalam Touring Tradisi yang Tak Terbendung

Kamis, 26 Maret 2026 | 22.22 WIB Last Updated 2026-03-26T15:24:59Z

 

Bogor, – Jalur menuju Puncak dipastikan akan bergemuruh. Sebanyak 67 motor dari komunitas Ghetring Banoga siap melibas tanjakan ekstrem dalam touring akbar yang digelar pada 28 Maret 2026.


Bukan sekadar perjalanan biasa, kegiatan ini telah menjelma menjadi tradisi besar yang tak tergoyahkan. Setiap tahun, Ghetring Banoga konsisten menggelar touring dua kali disaat momentum tahun baru dan hari raya dan menjadikannya agenda wajib yang selalu dinanti dan terus membesar.


Di bawah komando H. Obreg, rombongan disiapkan dengan koordinasi ketat dan perencanaan matang. Dukungan teknis dari H. Rasam Rouf Motor serta pengawalan mekanik Vicong Energen menjadi jaminan bahwa konvoi ini bukan hanya besar, tapi juga siap tempur di segala medan.


“Ini bukan sekadar touring. Ini soal harga diri komunitas, soal solidaritas, dan tentang bagaimana kami tetap solid di jalan,” tegas H. Obreg dengan nada penuh keyakinan.


Jalur Puncak yang dikenal dengan tikungan tajam dan tanjakan panjang bukan halangan justru menjadi panggung pembuktian. Deru mesin yang menggelegar akan menjadi simbol kekuatan, kekompakan, dan identitas Ghetring Banoga di jalanan.


Namun di balik euforia tersebut, panitia tetap menekankan satu hal penting: disiplin dan keselamatan adalah harga mati. Seluruh peserta diwajibkan mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga etika berkendara demi kelancaran bersama.


Touring ini juga bukan hanya soal kecepatan dan adrenalin. Di sela perjalanan, akan ada momen kebersamaan, istirahat, hingga sesi santai yang memperkuat ikatan antar anggota hingga membuktikan bahwa komunitas ini dibangun bukan hanya oleh mesin, tapi juga oleh rasa persaudaraan.


Dengan skala yang terus berkembang dan antusiasme yang tak pernah surut, Ghetring Banoga kembali menegaskan eksistensinya sebagai komunitas yang solid, konsisten, dan tak bisa dipandang sebelah mata.


Deru mesin boleh keras… tapi pesan mereka lebih lantang: solidaritas di atas segalanya. 



Penulis: (Acong)


Editor: Redaksi 1