-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


Iklan

Indeks Berita

Polsek KSKP Bakauheni Gadeng JSI, UGM Giat Razia Penyelundupan Satwa Liar dari Sumatera Menuju Pulau Jawa

Selasa, 25 November 2025 | 10.09 WIB Last Updated 2025-11-25T03:10:44Z


Bakauheni, -- Tingkatkan keamanan di wilayah pelabuhan, tim gabungan KSKP Bakauheni, Jaringan Satwa Indonesia (JSI), Karantina Lampung dan BKSDA Lampung perketat pemeriksaan kendaraan.


Petugas gabungan melakukan giat razia di pintu masuk pelabuhan Bakauheni dengan target kendaraan bus dan truk yang melintas. Dipergunakan juga anjing pelacak K-9 ikut dalam kegiatan pemeriksaan kendaraan.


Kapolsek KSKP Bakauheni AKP Ferdo Elfianto dalam kegiatan tersebut memimpin apel yang diikuti oleh JSI, BKSDA Lampung, Karantina Lampung dan sejumlah mahasiswa magang Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta fakultas dokter hewan.


“Pada malam hari ini kita bersama-sama melakukan kegiatan razia rutin dalam rangka pengawasan terhadap penyelundupan satwa liar dari Sumatera yang hendak melintas ke Pulau Jawa. Sasaran kita disini adalah kendaraan Bus dan truk. Yang mana sering kali petugas dilapangan menemukan satwa liar jenis burung di dalam kendaraan bus dan truk. Sasaran kita tidak hanya burung tetapi semua jenis satwa yang melintas melalui pelabuhan Bakauheni”, ucap AKP Ferdo Elfianto.


Sementara Anggraini Puspa Wardhani selaku Manager site Sumatra Wildlife Center Jaringan Satwa Indonesia menambahkan bahwa pengawasan terhadap satwa liar ini harus lebih ditekankan, karena untuk menghindari kepunahan satwa yang ada di hutan.


“Kita harus selalu bersinergi dengan Polsek KSKP Bakauheni, BKSDA dan Karantina. Apabila ditemukan satwa yang diangkut menggunakan kendaraan yang melintas dipelabuhan ini pasti akan ditanyakan dokumen terlebih dahulu oleh karantina. Kemudian apabila ditemukan satwa yang dilindungi, akan di proses oleh pihak kepolisian. Dan jika satwa yang ditemukan tidak masuk kategori dilindungi, bila mana tidak dilengkapi dengan dokumen yang dipersyaratkan akan dilepasliarkan ke habitat asalnya bersama BKSDA Lampung. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pemburuan liar di hutan untuk keuntungan pribadi maupun orang banyak. Kami sangat perlu kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem yang ada di alam. Maka dari itu jangan lagi melakukan pemburuan liar di hutan”, pungkasnya.


Reporter:  Lieana