-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


Iklan

Indeks Berita

Doa dan Sholawat Warnai Hari Jadi Ke-16 LSM Geram Banten Indonesia Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12.33 WIB Last Updated 2026-08-27T05:35:57Z


Tangerang, -- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus tasyakuran Milad ke-16 LSM Geram Banten Indonesia merupakan momentum besar yang menggabungkan nilai religius, refleksi spiritual, dan penguatan komitmen sosial organisasi.


Diketahui, LSM Geram Banten Indonesia didirikan pada 29 Juli 2009 silam dan tasyakuran Milad ke-16 organisasi ini secara istimewa berdekatan dengan bulan Rabiul Awal atau bulan kelahiran Rasulullah SAW.


Pada kesempatan itu, ketua umum LSM Geram Banten Indonesia H Alamsyah mengajak masyarakat untuk senantiasa meneladani akhlak Rasulullah SAW dengan menjadikan sifat jujur (shiddiq), tepercaya (amanah), menyampaikan kebaikan (tabligh), dan bijaksana (fathanah) sebagai fondasi para aktivis dalam membela hak masyarakat.


Kata dia, di usia yang ke 16 tahun ini, ia mengajak anggotanya untuk merefleksikan perjalanan panjang organisasi dari tingkat daerah hingga menjangkau nusantara sebagai penyeimbang kebijakan pemerintah, serta mata dan telinga masyarakat.


Baca Juga :  Jumat Curhat di Masjid Al Fattah, Wakapolres Tangerang Ajak Warga Cegah Tawuran dan Kejahatan Anak


“Sinergi sosial dan Agama menunjukkan bahwa lembaga swadaya masyarakat tidak hanya bergerak di bidang kontrol sosial, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan spiritual,” ujarnya.




Suasana tabligh menjadi semakin hikmah saat tausyiah dari sosok Ustad muda Muhammad Efendi yang menyampaikan nilai-nilai kebaikan serta memperkuat akhlak umat.


Menurut Ustad Efendi, momentum bulan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan waktu yang tepat bagi orang tua untuk memperkuat kewajiban mendidik anak dengan berlandaskan cinta kepada Rasulullah dan pembentukan akhlak mulia.


“Kewajiban ini bukan sekadar rutinitas pengasuhan, melainkan tanggung jawab spiritual untuk memastikan anak tumbuh dengan mengenal dan meneladani Nabi Muhammad SAW,” ucapnya dalam tausyiah.


Baca Juga :  Cegah Balap Liar dan Tawuran Remaja, Koramil 03/Legok Gelar Patroli Malam

Kata da’i blasteran Bima Palembang ini, ada tiga kewajiban orang tua terhadap anak yang sangat relevan yang harus ditekankan seiring dengan peringatan Maulid Nabi SAW


Diantaranya sambung dia, yaitu mengenalkan sosok Rasulullah sejak dini agar anak mengagumi dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.


Mencintai keluarga Nabi dengan menumbuhkan rasa hormat kepada Ahlul Bait (keluarga Nabi Muhammad).


Mengajarkan anak membaca Al-Qur’an atau membiasakan anak berinteraksi dengan kitab suci sebagai pedoman hidup.


“Bulan Maulid menjadi momen terbaik untuk mendekatkan figur Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak.


Penulis: (Acong)


Editor: Redaksi 1