-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


Iklan

Indeks Berita

Kabut Asap Selimuti Permukiman, 154 Warga Terserang ISPA, Puluhan Warga Dievakuasi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Kamis, 02 Juli 2026 | 13.26 WIB Last Updated 2026-07-02T06:28:17Z


Tangerang, – Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin terus menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. Asap tebal yang membumbung dari lokasi kebakaran menyelimuti kawasan permukiman di sekitar TPA selama beberapa hari terakhir, mengakibatkan kualitas udara menurun drastis dan memicu meningkatnya kasus gangguan saluran pernapasan.


Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, sebanyak 154 warga dilaporkan mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang diduga berkaitan dengan paparan asap kebakaran. Mayoritas penderita berasal dari kelompok rentan, seperti balita, anak-anak, ibu hamil, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit saluran pernapasan.


Selain meningkatnya jumlah kasus ISPA, kondisi darurat akibat asap pekat juga memaksa puluhan warga dievakuasi dari kawasan terdampak. Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari paparan asap yang terus menyelimuti lingkungan permukiman. Kelompok rentan menjadi prioritas dalam proses evakuasi agar terhindar dari risiko gangguan kesehatan yang lebih serius.




Saat dikonfirmasi pada Rabu (1/7/2026), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, menegaskan bahwa kebakaran TPA Jatiwaringin dipastikan berdampak terhadap kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.


"Asap dari kebakaran TPA tentu memengaruhi kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi. Semakin lama masyarakat terpapar asap, semakin besar pula risiko terjadinya gangguan saluran pernapasan, terutama pada kelompok rentan," ujar dr. Hendra Tarmizi.


Menurutnya, asap hasil pembakaran sampah mengandung partikel dan berbagai zat yang dapat mengganggu sistem pernapasan apabila terhirup secara terus-menerus. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, tenggorokan gatal, maupun keluhan pernapasan lainnya.


Sebagai langkah penanganan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang telah mengerahkan tenaga kesehatan ke wilayah terdampak, membuka posko pelayanan kesehatan, memperkuat layanan di puskesmas, serta menyediakan masker bagi masyarakat. Tim kesehatan juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi warga, khususnya balita, ibu hamil, lansia, dan kelompok rentan lainnya.


Sementara itu, petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan titik-titik api di kawasan TPA Jatiwaringin agar sumber asap dapat segera dikendalikan. Pemerintah daerah diharapkan mempercepat proses penanganan sehingga kualitas udara kembali membaik dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena dampak kebakaran TPA tidak hanya mengganggu lingkungan, tetapi juga berkembang menjadi persoalan kesehatan masyarakat. Dengan ratusan warga yang telah mengalami ISPA dan puluhan lainnya harus dievakuasi, masyarakat berharap penanganan kebakaran dilakukan secara maksimal agar titik api segera padam, asap tidak lagi mengancam permukiman, dan jumlah korban terdampak tidak terus bertambah.


Reporter: (Acong)


Editor: Redaksi 1