Manokwari, -- Kepala BNNP Papua Barat Brigjen Pol Reeza Herasbudi diwakili drg. Indah Perwitasari, S.Kg (Penyuluh Madya) dan tim mengikuti launching Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) yang dilaksanakan secara virtual, Kamis (12 Februari 2026)
Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) dalam sambutannya menyampaikan tujuan dari Implementasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) adalah agar sekolah terhindar dari bahaya narkoba. Hal ini juga sejalan dengan Astacita Presiden RI dan wakil Presiden RI.
Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. (Hc) Suyudi Ario Seto dalam sambutannya menyampaikan program IKAN sejalan dengan Astacita Presiden RI Prabowo Subianto, serta visi Ananda Bersinar dengan lima pilar fundamental pencegahan, pemulihan, pemberdayaan, ketahanan keluarga dan kolaborasi lintas sektor. Ia menambahkan integrasi kurikulum ini dirancang untuk adaptif dan kontekstual yang selaras dengan kebiasaan anak.
Komitmen mengintegrasikan program IKAN di Papua Barat kegiatan ini juga dihadiri, Sjudjianti Kamat, M.Si (Plh. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat), P. Sayori (Sekretaris Pendidikan Kabupaten Manokwari), Luciana Mandonar, M.Pd (Kepala Sekolah SMAN 1 Manokwari) bersama Tim Bidang P2M. Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.
Sumber: Humas BNNP Papua Barat
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi 1
