-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


Iklan

Indeks Berita

Selamatkan Pelajar dari Narkoba, GRANAT Gelar Sosialisasi P4GN di Dua Sekolah

Rabu, 07 Januari 2026 | 14.57 WIB Last Updated 2026-01-07T08:00:08Z


Kab Tangerang,  — Ancaman narkoba kian brutal dan semakin dekat dengan dunia pendidikan. Pelajar kini menjadi sasaran empuk peredaran gelap narkotika dengan berbagai modus licik. Menyikapi kondisi yang kian mengkhawatirkan tersebut, GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika) DPC Kabupaten Tangerang turun langsung ke lapangan dengan menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di dua sekolah di Kecamatan Cisoka, yakni Sekolah Gema Bangsa (Gebang) dan Sekolah YAPISDA, Rabu, 7 Januari 2026.


Langkah ini menjadi tamparan keras bahwa perang melawan narkoba tidak bisa hanya berhenti pada wacana dan slogan seremonial. GRANAT memilih masuk langsung ke garis depan: sekolah dan pelajar, kelompok paling rentan dijadikan target oleh jaringan narkoba.


Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Deni, selaku Ketua DPC GRANAT Kabupaten Tangerang, didampingi jajaran pengurus Ilham, Rhama, Bizma, dan Aly, serta pengurus GRANAT Kecamatan Cisoka yang terdiri dari Asep Uban, Aryo, Ale, dan Acong. Kehadiran lengkap jajaran pengurus menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan formalitas, melainkan gerakan serius dan terukur.




Dalam penyampaiannya, Deni melontarkan peringatan keras bahwa narkoba saat ini tidak lagi beredar di ruang-ruang gelap semata, melainkan telah menyusup ke lingkungan sekolah melalui pergaulan, media sosial, hingga kemasan yang menipu.


“Hari ini narkoba tidak datang dengan wajah menyeramkan. Ia hadir dengan tampilan biasa, bahkan tampak ‘keren’. Sekali pelajar terjerumus, yang hancur bukan hanya masa depan mereka, tapi juga masa depan bangsa,” tegas Deni di hadapan para siswa.


Sosialisasi P4GN ini membongkar secara terbuka berbagai fakta lapangan, mulai dari jenis-jenis narkoba, dampak fatal terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga ancaman hukum berat yang menanti pengguna maupun pengedar. Para pelajar juga diberikan pemahaman tentang modus baru peredaran narkoba yang secara khusus menyasar remaja dengan iming-iming pertemanan, gaya hidup, dan rasa ingin tahu.


Tak hanya itu, GRANAT secara tegas menyoroti masih lemahnya kewaspadaan lingkungan sebagai celah masuknya narkoba ke dunia pendidikan. Peran keluarga, sekolah, dan masyarakat ditegaskan sebagai benteng utama yang tidak boleh lengah sedikit pun.


“Kalau kita lengah, narkoba akan menguasai anak-anak kita. Ini bukan hanya tugas aparat penegak hukum, ini tanggung jawab kita semua,” lanjut Deni dengan nada tegas.


Kegiatan di Sekolah Gema Bangsa (Gebang) dan Sekolah YAPISDA mendapat respons positif. Para siswa terlihat antusias, aktif berdialog, dan mulai menyadari bahwa narkoba bukan isu jauh, melainkan ancaman nyata yang bisa merampas cita-cita mereka dalam sekejap.


Pihak sekolah pun menyampaikan apresiasi atas langkah GRANAT DPC Kabupaten Tangerang yang dinilai berani, tegas, dan tepat sasaran. Edukasi langsung dinilai jauh lebih efektif dibandingkan sekadar imbauan tertulis yang kerap diabaikan.


GRANAT menegaskan bahwa kegiatan ini bukan titik akhir. DPC Kabupaten Tangerang bersama pengurus GRANAT Kecamatan Cisoka berkomitmen memperluas gerakan P4GN ke sekolah-sekolah lain dan lingkungan masyarakat yang dinilai rawan peredaran narkoba.


Melalui langkah nyata ini, GRANAT menyampaikan pesan keras: narkoba adalah musuh bersama dan tidak boleh diberi ruang sedikit pun. Sekolah harus menjadi zona aman, pelajar harus dilindungi, dan semua pihak harus bergerak sekarang—bukan nanti.


Karena jika generasi muda runtuh akibat narkoba, maka yang hancur bukan hanya individu, melainkan masa depan bangsa secara keseluruhan.


Penulis: (Acong)


Editor: Redaksi 1