Lamsel, – Kondisi jalan di kawasan Perumnas Banjarmasin, Kecamatan Penengahan, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang berlubang dan tergenang air saat hujan dinilai membahayakan pengguna jalan serta menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sejumlah titik jalan mengalami aspal terkelupas, lubang dengan kedalaman bervariasi, serta permukaan jalan yang tidak rata. Pada musim hujan, lubang-lubang tersebut tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara.
Salah seorang warga setempat, wawan (45), mengatakan kondisi jalan rusak sudah berlangsung cukup lama. “Sudah hampir 5 tahun bahkan lebih jalan ini rusak, tapi belum ada perbaikan. Banyak pengendara motor yang hampir jatuh, apalagi kalau malam hari,” ujarnya, kamis(08 januari 2026).
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Riana (36), warga Perumnas lainnya. Ia menilai jalan tersebut merupakan akses utama warga menuju tempat kerja, ke ladang, sawah dan kebun. “Kalau pagi aktivitas warga lumayan ramai. Jalan rusak ini sering bikin kendala karena kendaraan harus pelan-pelan,” katanya.
Ia menambahkan, pernah insiden terjadi kepada tukang baso jatuh hingga gerobak dagangannya rusak, dan pernah juga terjadi dengan pedagang roti dari desa way kalam yang biasa berjualan di perumnas desa banjar masin, bahkan pedagang roti tersebut tidak pernah mau lagi berjualan atau masuk di lingkungan perumnas di karenakan kapok/trauma, tambahnya.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan.
Menurut mereka, perbaikan jalan sangat dibutuhkan demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas masyarakat di Kecamatan Penengahan, khususnya desa banjar masin.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu adanya tindakan nyata dari pihak berwenang untuk memperbaiki kondisi jalan di kawasan Perumnas Banjarmasin agar kembali layak dan aman dilalui.
Penulis: Ifn Kaperwil Lampung
Editor: Redaksi 1
