Tangerang, – Dugaan permainan kotor dalam proyek Sistem Air Bersih (SAB) yang bersumber dari ADD Desa Cibugel kian terang benderang. Fakta bahwa KWH baru dipasang setelah pemberitaan media tayang menjadi bukti paling telanjang bahwa pekerjaan ini sejak awal tidak dilakukan sesuai standar dan penuh kejanggalan.
Publik terkejut ketika melihat pemasangan KWH dilakukan tergesa-gesa, seolah ingin menutupi kekurangan yang selama ini disembunyikan. Ironisnya, Kades Cibugel berdalih bahwa pemasangan KWH tersebut “tidak masuk RAB”, sebuah alasan yang langsung dianggap tidak masuk akal dan menambah panjang daftar tanda tanya.
Ketua LSM BCW, yang memantau kasus ini sejak awal, tak lagi menahan amarahnya.
“Baru dipasang setelah pemberitaan tayang? Itu bukan perbaikan, itu panik! Ini manuver gelap untuk menutup celah! Proyek ADD seharusnya transparan, bukan model begini!”.
Ia menegaskan bahwa pola seperti ini, diam saat dikerjakan, lalu bergerak setelah ramai di media adalah ciri klasik proyek yang tidak beres sejak awal.
Warga pun bersuara keras. Mereka menilai proyek SAB ini memang penuh kegelapan:
- Tanpa papan proyek,
- Minim transparansi,
- Pengerjaan tak jelas,
Dan kini terbukti menyempurnakan pekerjaan setelah viral.
Langkah pemasangan KWH setelah pemberitaan dianggap sebagai bukti kuat bahwa ada pihak yang takut terbongkar dan mencoba merapikan kekurangan di detik akhir.
Tekanan publik kini mengarah pada Inspektorat, DPMD, dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan mengaudit proyek ini secara menyeluruh. Masyarakat menegaskan bahwa dana ADD adalah uang rakyat, bukan ruang eksperimen untuk proyek asal-asalan.
Skandal ini belum selesai. Justru baru mulai terbuka. Dan warga Cibugel tidak akan diam sampai seluruh fakta terang benderang.
Reporter: (Acong & tim)
