-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


Iklan

Indeks Berita

Ini Kata Dr Renta Rianti: Pihak Keluarga Menolak Untuk Rujukan ke RSUD Bukan Puskesmas ‎

Senin, 21 September 2026 | 17.06 WIB Last Updated 2026-09-21T10:08:04Z


Tangerang, -- Kepergian almarhumah Nopi Haerani diduga tidak dapat surat rujukan ke RSUD Tobat Balaraja dari Puskesmas Cisoka masih menuia pertanyaan banyak kalangan, Senin, 21 September 2026.


‎Beberapa instansi sudah dilakukan konfirmasi baik secara online dan bertatap muka. Dari Dinas Kesehatan diwakili oleh Dr.Indri bersama rekannya mengatakan, Sebelumnya sudah melakukan klarifikasi apa belum ke pihak puskesmas, jika belum, silahkan klarifikasi dulu karena sudah ditunggu oleh pak camat.

‎Diwaktu yang sama Camat Cisoka ( Sumartono) melalui pesan WhatsApp menyampaikan, Waalaikumsalam, mangga kang Agi , wawancara langsung aja ya, saya lagi periksa kolestrol dulu, Paling besok pagi, Sekalian saya cari info juga, terangnya.


‎Lalu keesokan harinya pukul 08.13 Wib dr. Reta Rianti membalas pesan WhatsApp dari awak media dan  menjawab, Wa'alaikumsalam silahkan pak saya ada di pkm hari in," Ucapnya.



‎Lanjut Dr.Reta Rianti saat ketemu awak media menjelaskan, Almarhumah Nopi Haerani saat datang ke Puskesmas Cisoka sebelum meninggal dunia keadaannya memang sangat parah dan sudah sesak dengan luka lebam di kaki dan tangan lalu pihak puskesmas melakukan pemeriksaan dan harus mengecek ke Laboratorium dan setelah hasil cek  keluar pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit.


‎Masih Dr. Renta, Akan tetapi pada saat proses, ayah dan ibu Nopi menolak untuk dirujuk RUSD  inginnya dirawat di puskesmas. Dan kita di puskesmas tidak bisa melakukan penanganan efektif karena keterbatasan fasilitas, seharusnya korban tidak menolak saat kritis biar dirujuk, ungkapnya.


‎Dan masa darurat kita lakukan rujukan ke RSUD walaupun saat itu orang tuanya masih menolak, kita puskesmas siapkan semua kebutuhan dan kepentingan korban agar langsung dibawa, akan tetapi korban tidak bisa tertolong, ucapnya.


‎Jadi prosedur itu ya persiapan berkas dan lainnya untuk membawa korban ke RSUD bukan menahan korban untuk berobat ke tempat yang memadai, tutupnya.



‎Penulis: Cecep Tomi



‎Redaktur: Redaksi 3