Tangerang, — Suasana haru menyelimuti ziarah keluarga besar ke makam Engkong Mukamad dan Raminah. Anak, cucu hingga cicit berkumpul bersama dalam satu momen penuh kekeluargaan untuk mendoakan sekaligus mengenang dua sosok yang begitu berarti dalam perjalanan keluarga.
Di depan pusara, kenangan masa kecil seakan kembali hadir. Para cucu mengenang masa-masa ketika masih berkumpul bersama Engkong Mukamad dan Raminah, menikmati canda tawa, kasih sayang, perhatian, serta mendengarkan berbagai nasihat yang hingga kini masih tersimpan dalam ingatan.
Waktu telah membawa setiap generasi tumbuh dan menjalani kehidupannya masing-masing. Anak-anak telah dewasa, para cucu telah berkeluarga, bahkan cicit-cicit kini mulai tumbuh besar. Namun, kasih sayang kepada Engkong Mukamad dan Raminah tetap menyatukan keluarga.
Dalam suasana khidmat, doa dipanjatkan untuk kedua almarhum dan almarhumah. Rasa rindu pun seakan tumpah bersama air mata ketika keluarga kembali mengingat masa lalu yang penuh kebahagiaan.
Bagi keluarga, ziarah ini bukan hanya tentang mengunjungi makam, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenang jasa, mengingat nasihat, merawat silaturahmi, serta mewariskan cerita dan kenangan kepada generasi cicit.
Engkong Mukamad dan Raminah mungkin telah tiada, tetapi nama, nasihat, kasih sayang, dan kenangan yang mereka tinggalkan akan terus hidup dari anak kepada cucu, dari cucu kepada cicit.
Sebab seseorang mungkin pergi meninggalkan dunia, tetapi selama namanya masih disebut dalam doa dan kenangannya masih hidup di hati keluarga, ia tidak pernah benar-benar hilang.
Penulis: (Acong)
Editor: Redaksi ya
