-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


Iklan

Indeks Berita

Tangis Doa Mengiringi Kepergian Ibu Hajah Muryati, Pendamping Setia KH Nurjaya yang Kini Kembali ke Pangkuan Ilahi

Rabu, 04 Maret 2026 | 12.54 WIB Last Updated 2026-03-04T05:55:40Z

 


Tangerang, -- Innalillahi wa inna ilaihi raji’un,  3 Maret 2026 menjadi hari yang begitu memilukan bagi keluarga besar dan masyarakat Cisoka. Ibu Hajah Muryati, sosok istri yang setia, sabar, dan penuh pengabdian, telah berpulang ke rahmatullah. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga tercinta, tetapi juga bagi para santri dan jamaah yang selama ini merasakan ketulusan serta kehangatan beliau.


Di balik perjuangan dakwah KH Nurjaya, ada peran besar seorang perempuan salehah yang tak pernah lelah mendampingi. Ibu Hajah Muryati bukan sekadar istri, melainkan sahabat setia dalam setiap langkah pengabdian. Dalam diamnya ada doa, dalam kesederhanaannya ada kekuatan, dan dalam kelembutannya ada keteguhan yang menguatkan banyak hati.


Senyum beliau, sambutan ramahnya kepada tamu, serta ketulusan dalam melayani menjadi kenangan indah yang kini terasa begitu berharga. Rumah yang selama ini menjadi tempat singgah penuh keberkahan, kini terasa sunyi tanpa kehadiran sosok ibu yang penuh kasih.


Doa-doa terbaik terus mengalir, memohon agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilafnya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di surga terbaik bersama orang-orang salehah.


Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran yang luas, hati yang kuat, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian berat ini.


Selamat jalan, Ibu Hajah Muryati. Engkau telah menanam cinta dan kebaikan yang akan terus hidup dalam doa dan kenangan. 


Penulis :(Acong)