Tangerang, -- Dalam rangka menjemput datangnya Bulan Suci Ramadan, Majlis Ta’lim Al-Ma’unah menggelar pengajian dan muhasabah bersama pada Senin, 9 Februari 2026, sekaligus mengumumkan pengistirahatan sementara kegiatan pengajian rutin. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Cibogo Ciparanje, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Acara tersebut dihadiri oleh para jamaah, para ustadz, para kiyayi, serta warga sekitar dari berbagai daerah, yang dengan penuh antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini semakin mempererat ukhuwah Islamiyah dalam majelis ilmu.
Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Qori Ustadz Juhaedi asal Tangerang, menciptakan suasana religius yang menyejukkan hati. Nuansa haru semakin terasa saat Qori cilik Muhammad Zidan Yusuf, putra dari Ustadz Yusuf, pimpinan Pondok Pesantren Majlis Ta’lim Al-Ma’unah yang beralamat di Cibogo Ciparanje, Kecamatan Solear, tampil membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan suara merdu dan penuh penghayatan.
Pengajian ini juga dihadiri oleh Kiyayi Hendi, selaku guru Majlis Ta’lim Al-Ma’unah, yang selama ini dikenal sebagai pembimbing dan panutan jamaah dalam menuntut ilmu agama. Kehadiran beliau menambah kekuatan spiritual dan keberkahan majelis.
Kemeriahan acara turut diwarnai dengan kehadiran bintang tamu Ocong Putra Tolay dari Tangerang yang menyuguhkan hiburan islami bernuansa pesan moral. Seluruh rangkaian acara dipandu dengan baik oleh MC Kiyayi Kampak (Abah Idik) bersama MC Kiyayi Betot dari Tangerang, sehingga acara berjalan tertib dan lancar.
Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Kiyayi Abdul Basit, yang akrab disapa Kiyayi Dalang, asal Korelet, Tangerang, Provinsi Banten. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Bulan Suci Ramadan sebagai momentum muhasabah diri, memperbaiki kualitas ibadah, serta memperkuat keikhlasan dan ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Pengurus Majlis Ta’lim Al-Ma’unah menyampaikan bahwa kegiatan pengajian rutin akan diistirahatkan sementara selama Bulan Suci Ramadan, agar jamaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah puasa, salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan amalan Ramadan lainnya. Insya Allah, kegiatan pengajian akan kembali dilaksanakan setelah Ramadan usai.
Acara ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, serta keberkahan dalam menyambut dan menjalani Bulan Suci Ramadan, serta dapat kembali berkumpul dalam majelis ilmu dengan iman yang semakin kuat dan hati yang lebih bersih.
Penulis: Acong
Editor: Redaksi 1

